Kuliah di luar negeri menjadi trend sekaligus kebutuhan bagi para mahasiswa yang ingin mengenyam pendidikan berstandar internasional. Sayangya, mahalnya biaya kuliah serta biaya hidup di luar negeri membuat seseorang tidak mudah mengambil keputusan. Bila ada alternatif perguruan tinggi yang kualitasnya berstandar internasional tapi biayanya murah, pastilah hal ini menjadi kabar baik bagi mahasiswa dengan kondisi finansial terbatas. Bila itu masalah Anda, tidak perlu terlalu khawatir. Kuliah di Singapura menjadi solusi bagi Anda yang ingin mengenyam pendidikan berstandar internasional tapi dengan biaya terjangkau.
Kini kualitas pendidikan di Singapura memang patut diperhitungkan. Jika pada awalnya raksasa pendidikan di Asia dikuasai oleh India , Jepang, dan Cina, namun sekarang ada pergeseran trend. Singapura ternyata mampu menerobos ketatnya persaingan tersebut. Bahkan pendidikan di Singapura membawa alternatif baru yang disambut positif banyak mahasiswa karena mampu mengedepankan kualitas dengan biaya yang terjangkau. Walhasil, beberapa perguruan tinggi ternama dunia mulai antri membuka cabangnya di sana . Sebut saja Institut Européen d' Administration des Affaires (Perancis), Tisch School of the Arts (USA), University of Chicago Graduate School of Business (USA), University of Nevada Las Vegas (USA), Digipen Institute of Technology, Duke University, SP Jain Centre of Management, dan École Supérieure des Sciences Économiques et Commerciales.
Lalu berapa besarnya besarnya biaya kuliah di Singapura? Biaya pendidikan di Singapura untuk program sarjana minimal sebesar Rp. 76,4 juta (US Dollar 9 ribu) per tahunnya. Biaya ini jauh lebih murah bila dibandingkan dengan Malaysia .
Keuntungan apalagi yang akan Anda dapat bila kuliah di Singapura? Pertama, biaya hidup jauh lebih terjangkau. Yakni sekitar Rp. 10 juta per bulan. Angka ini jauh lebih murah bila dibandingkan dengan biaya hidup di Australia (Rp. 35 juta), Belanda (Rp. 20 juta), dan Amerika (Rp. 60 juta). Kedua, mendapatkan dana subsidi dari pemerintah sebesar 70%. Namun setelah lulus Anda harus mengikuti ikatan kerja selama tiga tahun di sana . Ketiga, kedekatan jarak. Biaya perjalanan menjadi lebih murah karena jarak tempuh lebih dekat. Ketiga, bahasa resmi menggunakan bahasa Inggris sehingga memudahkan Anda berkomunikasi.
No comments:
Post a Comment